20 Juni 2013

Hari Esok UAS!!!

Bismillaah...

Hari ini udah tanggal 20 Juni 2013. Berarti ini suatu pertanda bahwa UAS akan dimulai esok hari. Duh--HHC (Harap - Harap Cemas). Apalagi mata kuliah pertama yang diujikan itu AI pula. Dan ini pun tugas akhirnya lagi proses.. (wahaa..semangat may!!).

Kemarin-kemarin sudah nyicil belajar sih.. tapi baru dikit banget. Apalagi diganggu sama setan-setan di dunia maya (baca ini baca itu, nggame ini nggame itu). Beuh,, susaah banget ngusir setan -setan itu, dan aku bener-bener butuh suatu alat atau apalah untuk membasmi mereka (hahaha--kayak apa aja!). Dan UAS kali ini, aku bener-bener pengen mendapatkan hasil yang baik. Yah..memperbaiki nilai MID lah.. Aku gak pengen terus jatuh dengan nilai yang -----. Semoga saja, UAS kali ini aku bisa mencapai hasil yang aku dan orangtua inginkan. Aamiin.

OK, karena ini masih proses penyelesaian tugas akhir (Kok sempet nulis ini??--hha, iya-ini sambil nunggu program jadi. Tanpa program aku gak bisa ngerjain tugas bagian ku -_-), aku merencanakan waktu belajar ku nanti aku set malam-malam, jadi habis menyelesaikan tugas ini langsung pulang dan istirahat, pasang alarm, kemudian tidur (yang penting ga lupa sholat! :)). Hh.. semoga rencana ku ini berhasil dengan mulus. Bismillaah..

Oh iya, tak lupa hari ini juga aku memohon do'a kepada Ibu Bapak dan juga kakakku. Yah..meskipun itu via SMS (minim pulsa telepon, dan HP gak mendukung buat telepon). Menurutku hal ini adalah hal yang sangat penting untuk aku lakukan sebelum aku melakukan kegiatan apapun, termasuk UAS ini. Inget, ridho Orang tua juga ridho Allah. Dan buat temen-temen yang belum ngebiasain hal ini, mungkin bisa dicoba (harus deng!). InsyaAllaah akan terasa 'sesuatu'nya.

Nah, berhubung sudah ada kerjaan ('menyelesaikan tugas'), aku akhiri deh postingan hari ini. Semoga bermanfaat. Dan mohon doanya ya, buat UAS besok.

Semoga Tri Maya Sari dapat menjawab semua soal-soal UAS dengan benar dan tepat serta lancar. Aamiin.

Terimakasih...

Perpustakaan  Pusat UGM lantai dua, 20 Juni 2013 

06 Februari 2013

Sepenggal Motivasi 1

Nerimo (Menerima Apa Adanya)

"Dadi wong nerimo iku garai kepenak lan enteng" (Jadi orang yang menerima apadanya itu dapat membuat mudah dan ringan ). Ya, mungkin salah satu kalimat inilah yang  aku tangkap dari nasihat-nasihat orangtua ku. Dan aku berusaha untuk menjalani hidup ini dengan rasa Nerimo ini. 

Well, hasilnya memang luar biasa. Meskipun taraf rasa Nerimo aku ini masih rendah, tapi aku sudah bisa membuktikan kalimat yang saya tangkap di atas. Sungguh.

Bagaimana menerapkan rasa Nerimo itu dalam hidup?
oke, gini.. tapi ini menurut aku loh, alias versiku. hehehe
  1. Coba deh, jalani hidup ini sesuai kemampuan materi ortumu (otomatis kamu kan? kalau mampu - Alhamdulillaah, kalau belum - tetep Alhamdulillaah :)). Nggak usah ngiri sama orang-orang yang lebih dari kita. Apa coba fungsinya iri? Lagian kalo hidup itu jangan liat atas terus, kalau di bawahnya ada batu atau lubang kan kita malah jatuh dan terjerumus kan? --a
  2. Dengan begitu (nomor 1), pokoknya jangan lupa berSYUKUR deh ^_*
  3. Tendang aja tuh, kata Gengsi! -s- (PENTING)
  4. Karena kita mampu-nya beli sesuatu 'segitu' atau beli sesuatu emang 'segitu' demi kebutuhan yang penting lain, terus ada yang bilang, "Eh, kok ketinggalan trend sih?" atau "gini nih, gaya anak muda sekarang, sementara kamu? eh". EGP! yeah, tanggepin aja 'masalah buat mereka? penting ya, ngikutin trend dunia tapi trend pikiran nggak di update sama sekali?' Yang penting cuek aje! Ini hidup kita! Nah, kecuali kalo emang mampu ya, nggak apa,. sangat monggo sekali.. yang penting kalo ngikutin trend harus inget dengan etika-etika agama dan masyarakat. :D
  5. Apa lagi ya... sementara ini dulu dah,, yang berkenan menambahkan atau membenahi silahkan comment. :)
So, kalo kita pengen jadi orang Nerimo tapi diiringi dengan kemajuan, kita harus mendukung apa saja yang bisa membuat kita menjadi orang besar dan sukses.
Belilah dan Ambillah yang penting terlebih dahulu.. Nggak usah sok gengsi aja deh.

Nah, kalo kita udah bisa menerapkan rasa nerimo ini, pasti deh, hidup ini rasanya lebih mudah dan ringan. Nggak terpaut dengan harus begini begitu lah. Pokoknya, hmmm.. deh. 
Dan bahkan ada juga orang luar akan melihat kita seperti 'adem ayem' dan 'kebutuhan tercukupi'.

"Dari sederhana, dengan sederhana, untuk menjadi besar dan sukses yang tetap sederhana"

YK,
Rabu, 6 Februari 2013 22:20

Antara Optimis dan Pesimis

Apa sih, nama dari rasa yang ada di antara Optimis dan Pesimis? Yah, itu satu hal yang ada di antara 2 rasa yang berlawanan. Aku sendiri tidak tau, apa namanya itu. Namun, itulah yang aku rasakan ketika menunggu pengumuman SNMPTN 2012. 

Ingat waktu akan memilih jurusan, sempat bingung juga. Tanya sini , tanya situ. Yah..mungkin sifatku yang kadang susah atau lama dalam mengambil keputusan juga memengaruhi hal ini. Kemudian, sebelum aku menentukan pilihan jurusan, aku mempertimbangkan beberapa faktor yang ada  pada diriku. Karena jika masalah tempat sudah ditetapkan, yaitu di Yogyakarta. Karena disana sudah ada kakakku dan ada salah satu universitas yang aku inginkan. Jadi, masalah Perguruan tinggi yang akan aku ambil, waktu itu sudah aku tentukan terlebih dahulu. Yaitu di UGM dan UNY. 
Oke, Kembali ke faktor yang aku pertimbangkan. Aku mempertimbangkan apa saja yang menjadi kelemahanku dan kemampuanku terlebih dahulu, kemudian aku mempertimbangkan aku itu lebih suka dalam hal apa dan aku betah melakukan sesuatu apa. Karena aku betah berhitung (meskipun kadang-kadang nggak nemuin jawabannya juga), suka logika, betah di depan komputer berjam-jam (meskipun cuma nggame, edit foto) dan nggak betah kalo disuruh belajar bologi atau sejarah (apalagi kalo besoknya mau ulangan 2 mapel itu, jadinya pas malem, eh belum sampai malem ding, udah ketiduran sambil megang buku catatan atau buku paket, haha). So, karena waktu itu esoknya kertas dari BP yang suruh nulis jurusan yang akan diambil (boleh berubah ketika akan benar-benar mendaftar) harus segera dikumpulkan, akhirnya aku memlih jurusan Matematika dan Teknologi Informasi (UGM) serta Pendidikan Matematika dan Pendidikan Teknik Informatika (UNY). Iya, seingetku sih waktu pertama kali nulis di BP aku milih itu. --a

Kemudian, beberapa hari sebelum pendaftaran, aku sempat chatting via FB sama kakak pertamaku. Dengan beberapa obrolan, akhirnya aku mengubah pilihan jurusan. Karena masalah pemilihan jurusan, kedua orangtuaku memberikan kebebasan kepadaku yang penting baik dan aku bisa bersungguh-sungguh. 

Dimulai dengan basmallah, ketika mendaftar aku putuskan untuk memilih Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (UGM) serta Pendidikan Matematika dan Pendidikan Teknik Informatika (UNY).

Nah, setelah menentukan pilihan, munculah rasa optimis dan pesimis. Optimisnya, Alhamdulillaah nilai-nailai raportku yang ada hubungannya dengan Jurusan pilihanku itu lumayan-lah buat membantu. Dan yang pasti doa dan support dari Ibu Bapak juga memengaruhi. Tapi nih, yang buat aku pesimis itu banyaknya saingan yang mendaftar SNMPTN Undangan. Dari seluruh Indonesia hanya diambil beberapa doang, apalagi pilihan pertamaku itu termasuk dalam 5 besar yang passing grade nya paling tinggi di UGM.

Karena aku pesimis, aku sempat merencanakan bagaimana dan kemananya akunya nanti jika tidak lolos SNMPTN Undangan sampai ke kemungkinan terburuk. Tapi dalam hatiku terus berdoa semoga dapat diterima lewat jalur undangan ini. Dan waktu itu, berhubung kakakku ngajar di bimbingan belajar, yaitu di Nurul Fikri, aku ditawarin untuk ikut Super Intensif (SI), ya..intinya persiapan mengikuti SNMPTN Tulis. Nah, entah mengapa juga, waktu SI aku seperti agak merasa santai. Padahal udah aku niatin, Maya harus bisa serius dan bisa mengerjakan SNMPTN Tulis jika SNMPTN undangan belum dapat lolos. Ya..mungkin inilah yang namanya rasa 'optimis yang terselip'.

Dan pada akhirnya, Alhamdulillaah. Tanggal 26 Mei 2012 adalah hari yang sesuatu bagiku. Pengumuman kelulusan SMA dan kelolosan SNMPTN Undangan diumumkan pada tanggal itu. Alhamdulillaah sekalii, aku dapat Lulus dan Lolos. 

So, menurutku nih ya, rasa optimis dan pesimis itu kalau datang pada diri kita ya, wajar aja, namanya juga manusia. Yang penting terus berusaha, berdoa, dan yakin. Dan yang pasti ridho dan doa Orang Tua, apalagi Ibu.


Oke, semoga dapat bermanfaat bagi semua, terutama bagi yang akan memasuki dunia perkuliahan. 
Ini hanya sekedar sedikit pengalaman dari aku.


Semoga Sukses !

08 Desember 2012

The First

          Masih teringat saat itu. Ketika akan berangkat ke kota Yogyakarta, kota yang terpilih menjadi kota perjuanganku. Rasanya itu campur aduk. Ada seneng, sedih, haru, gimana ya?? pasti temen-temen yang baru memasuki kuliah semester pertama pasti ngreasain ini. Kenapa?

          Hm.. karena mengharuskan kita berangkat ke kota lain pada waktu masih dalam suasana lebaran. Aku ingat, waktu itu aku berangkat tanggal 25 Agustus 2012 atau masih H+7 lah. Dimana biasanya pada lebaran hari ke tujuh itu, kami biasanya ngerayain dengan ketupat, lepet, dsb. Dan aku masih ingat, pagi itu sebelum aku berangkat, aku masih sempat merasakan kupat dan lepet untuk sarapan sebelum berangkat.

          Saat pagi menjelang siang, aku diantar bapakku ke terminal lama untuk menunggu bus "AC tarip Biasa". Tak lupa aku berpamitan kepada kedua orangtuaku dan kakakku yang kedua, Mas Dwi. Hiks, rasanya itu... (tidak terdefinisikan).

          Setelah sampai di terminal lama dan mendaptkan bus, sesuai dengan pengalaman sebelumnya, sebelum naik bus terlebih dahulu tanya ke kondektur atau kernet, apakah bus-nya sampai ke Yogyakarta secara langsung atau harus ganti bus terlebih dahulu di Solo. Dan waktu itu, kondektunya bilang langsung sampai ke Yogyakarta. OK. Dan akhirnya aku langsung naik bus tersebut setelah berpamitan kepada bapakku.

          Beuh.. di dalam bus itu penuh sesak. alhasil aku berdiri di dalam bus. Ini sungguh suasana bus yang tak seperti biasanya. Padahal sudah aku belain berangkat pada hari Sabtu, biar nggak begitu sepadat hari Minggu. Eh ternyata sama saja. 
          Dan setelah mendekati terminal Solo, kondektur berjalan keliling dan mengembalikan sebagian uang yang penumpangnya akan turun di Yogyakarta. Ternyata bus-nya tidak bisa sampai Yogyakarta dikarenakan telat jamnya karena macet, dan terpaksa menurunkan semua penumpangnya di terminal solo, termasuk aku.

          Sesampainya turun di terminal Solo, satu reaksi yang keluar secara langsung adalah "bingung". dan akhirnya aku mengikuti mbak dan mas yang sepertinya juga akan pergi ke Yogyakarta, sambil berjalan, mbak-nya aku tanya,"mbak, mau ke Jogja?"

          Dengan ekspresi senyum yang ramah, mbak-nya menjawab,"iya dek."
          "Oh, aku ngikut mbak ya, hehe."
          "Oh iya dek, ayok.. mau ke Jogja juga?", wah, ternyata mbaknya memang bener-bener ramah. Dan terjadilah obrolan singkat antara kami.
          "Iya mbak.."
          "Kuliah ya?"
          "Iya mbak"
          "Dimana?"
          "Di UGM"
          "Wah, jurusan apa?"
          "Ilmu Komputer mbak" jawabku dengan senyum juga.
          "Oh, baru semester satu ya?" sepertinya mbaknya sudah bisa menebak kalau saya ini adalah seorang maba dari ketdaktahuan kondisi terminal, hahaha :D
          "hehe, iya mbak.."
          "Dari mana dek?"
          "Dari Ngawi mbak? kalo mbak darimana?"
          "Dari Sragen.." dan tanpa disadari, ternyata kami sudah sampai peron. dan ketika aku mau bayar peron, eh ternyata aku sudah dibayarin sama mas-nya yang sepertinya suami dari mbaknya ini. Wah, ngerasa nggak enak waktu itu. dan tak lupa, aku hanya bisa ngucapin satu kata ini,"Trimakasih ya mas.."
         "Iya, samasama dek.. "kami terus berjalan, dan tiba-tiba mas dan mbaknya berhenti dan sepertinya mereka sedang berunding sesuatu. Dan baru aku sadar setelah itu, ternya mas dan mbaknya juga bingung caranya nyari Bus yang ke Jogja. yah.... :(. sebelum terlambat, akhirnya aku tanyain dulu.
          "Mbak, tau nggak, bus-nya dimana?"
        "hhe, kurang tau eg dek.." Tuh kan , bener. Alhasil, aku beranikan diri untuk mencari sendiri dan meninnglkan mbak mas tadi.
          "oh, kalo gitu, saya nyoba nyari duluan ya mbak, mas.. Trimakasih ya.."
          "Oh, iya dek,,sama-sama.."
Aku berjalan lurus terus sampai pada akhirnya aku melihat seorang polisi. Dan aku segera bertany pada Pak polisi itu,"Maaf pak, mau nanya.."
          "Oh iya dek, apa?" Yah, tanggapan bapak Polisi nya kayak ke anak kecil. (hahaha, sudah biasa)
          "Bus AC tarip biasa kayak M*r*, Su**er yang menuju Jogja itu dimana ya pak?"
          "Oh itu,.......diusagdfusyfo" Pak polisi itu menjelaskan secara ditail dan jelas. dan aku tak bisa mengingtnya sampai saat ini. 
          "Oh, trimasih ya pak.." Aku pun langsung menuju lokasi yang telah diarahkan oleh pak Polisi tadi.
          Alhamdulillaah, meskipun menunggu lama. akhirnya dapat bus juga. dan 2 jam lebih kemudian kau telah sampai di Djanti, dan disana sudah ada kakakku, mas Eko sudah menjemputku disana.
Oh, Ini perjalan sendiri pertamaku yang "sesuatu". ^_^

15 November 2012

Happy New year !!

Bismillaah,,,
Di entri ini, saya hanya ingin mengucapkan "Selamat Tahun baru Hijriah 1434 H" kepada semua pengunjung blog yang melihat postingan ini.. (hahaha, pastinya)..
Semoga di tahun yang baru, kita semua bisa memiliki semangat baru, dan pembaruan diri yang lebih baik dari sebelumnya.. dan semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT..

17 September 2012

Alhamdulillaah

hehehe... (ketawa dulu ya.. =D)
            Luamma banget nih, aku nggak ngisi blog. Makhlum, masih sibuk persiapan UAN dan masuk kuliah. Berhubung hari ini sedang Praktikum Teknologi Informasi Kontemporer dan disuruh untuk membuat cerita dan di masukkan ke blog, ya sudahlah, saatnya meng-update blogku dan di entri ini bakalan aku tulis cerita singkatnya dari setelah UAN sampai masuk kuliah di Universitas yang aku inginkan sejak kecil..
            Jadi, beginilah cerita singkatnya..
     “Pengangguran”. Satu kata yang menjadi momok anak-anak kelas 12 setelah mengahadapi UAN. Tinggal menunggu hasil UAN dan menunggu pengumuman yang berhasil lolos SNMPTN Undangan dan pengumuman persiapan SNMPTN tulis. Berhubung kakakku ngajar di Bimbingan Belajar Nurul Fikri Yogyakarta, aku ditawarin untuk ikut Super Intensif di Bimbel tersebut, jaga-jaga kalau belum diterima di SNMPTN Undangan. Dan akhirnya, ku ambil juga tawaran itu. Sehingga, momok  “pengangguran” pun tak jadi ku alami.
            Kurang lebih selama sebulan, pengumuman hasil UAN dan SNMPTN Undangan akan diumumkan. Biar lebih spesial, aku putuskan untuk mendengar dan melihat pengumuman itu di rumah bersama orang tua. Namun, sebelum aku pulang, aku merencanakan terlebih dahulu rencana-rencana kalau aku belum lolos seleksi undangan ini.
           Tanggal 24 Mei pengumuman UAN. Alhamdulillaah, aku Lulus. Dan tempat sekolahku, SMAN 2 Ngawi juga lulus 100%. Namun, pengumuman itu belum membuat aku lega. Ada satu pengumuman lagi yang benar-benar aku tunggu. 2 hari lagi pengumuman seleksi SNMPTN Undangan.
            26 Mei 2012 pukul 16.55. Aku sudah berada di depan komputer melihat layar yang terdapat angka 00:00:05.00. Rasanya itu sangat deg-deg-deg'an. Dan akhirnya, angka itu sudah berubah 00:00:00:05. Jret! Terdapat tab memasukkan no. pendaftaran. Bismillah, kumasukkan nomorku pelan-pelan, sementara Ibu dan Bapakku berada disampingku. Ok. Langsung ku enter dengan rasa yang tak bisa kudefinisikan.
            SELAMAT! Anda...Ilmu Komputer. Alhamdulillaah, rasanya waktu itu bener-bener seneng, terharu, sampai-sampai airmata pun jatuh dan telapat tanganku ini pun menjadi benar-benar dingin. Kupeluk ibu-bapakku yang duduk disampingku. Sungguh,  tidak begitu menduga bakalan diterima disana. Padahal waktu itu, terlihat aku melihat daftar di suatu kertas,  jurusan tersebut Passing Grade-nya di urutan kedua setelah KU.
            Semoga Allah senantiasa memberiku kelancaran, keberkahan, kesuksesan dalam belajar di Universita Gadjah Mada ini. Tepatnya Fakultas MIPA, Program Studi Ilmu Komputer. Aamiin..
Hidup Mahasiswa Indonesia!

Tadinya diketik dengan aturan:
Aligment          : 4 4 3 3
Spasi               : 1.5
Font                : Times New Roman (12)
Paragraf          : Justifed 2 Halaman
Jarak               : After  : 0 - Before : 0

Yogyakarta, 17 September 2012

02 Januari 2012

Chord Tanah Airku (Lagu Ibu Sud)

intro: G   D   G

G                   C             G
Tanah airku tidak kulupakan
                D                      G
Kan terkenang selama hidupku
              C              G
Biarpun saya pergi jauh
                D              G
Tidak kan hilang dari kalbu
     G          C    Am 
Tanah ku yang kucintai
  D            G
Engkau kuhargai

int: G   D   G

  G                  C                     G

Walaupun banyak negri kujalani
                       D                     G
Yang masyhur permai dikata orang
            C                        G
Tetapi kampung dan rumahku
           D                 G
Di sanalah kurasa senang
    G       C      Am
Tanahku tak kulupakan
  D                    G
Engkau kubanggakan

Eh iya,
karena sudah sampai sini, senang hati apabila teman-teman mau mampir dan mencoba mendengarkan lagu kami (The Cotton Buds) ini:
Spotify
Youtube
Lainnya
Terima kasih :)
(edited on 25 Februari 2020)
back-to-top
Berteman