01 Mei 2019

41,3 KM

"Kok bisa sama ya?"
Itu yang terlintas dalam pikiran saya pada Senin yang lalu setelah sampai di tempat kerja-eh tepatnya parkiran tempat kerja.

04 April 2019

Memulai (Lagi)

Senin, 25 Maret 2019
Usai ber-40 kilometer di pagi hari, duduk sejenak di bangku merah sambil 'menyegarkan' si PC bernama PDE-7, tetiba langit luar di belakang saya seolah-olah memanggil. Berdiri sejenak sembari membuka sedikit tirai berwarna pink. Tak sekedar mengintip langit tetapi juga memandang. Berasa hanyut dalam suatu ruang lain, dan di dalam hati tiba-tiba berlirih,"hari ini nanti akan ada sesuatu."
Tirai saya tutup kembali. Duduk kembali di bangku merah dan memulai aktivitas sehari-hari. Tetapi masih sepi, santai belum ada 'komplain' yang harus di-'kerjakan'. Tiba-tiba muncul simbol telepon di dalam lingkaran di HP saya. Ah, ada pesan dari grup X, dan yang mengirim pesan adalah admin dari grup tersebut yang otomatis pasti memberikan suatu info penting atau terkadang sekedar clue dari informasi penting yang akan disampaikan.

31 Januari 2019

Masih tentang Langit

Tentang biru langit sore.
Bukan lagi senja yang selalu oranye.
Ada kalanya harus meninggalkan sesuatu.
Ada kalanya harus bertemu yang baru.

Waktu tak akan pernah mengizinkan kita untuk diam dan tanpa berubah.

21 Agustus 2018

Pulang

Aku pulang,
bukan berarti aku hilang,
bukan juga dikendalikan oleh dalang.
Aku hanya ingin berselang,
dari beberapa peran petualang.

Aku pulang,
jangan biarkan sampai ada penghalang,
namun biarkan saja jikalau harus melewati seribu ilalang,
sambil sesekali kita bersulang,
tanpa harus mematahkan tulang.

Aku pulang,
bukan terbang,
apalagi melayang.
Ya sudah, aku hanya sekedar pulang.

16 Agustus 2018

Hai Alam, Terima Kasih.

secuil penampakan alam pada beberapa minggu yang lalu
Ketika aku lelah mendengarkan kata-kata yang tak nyaman terus teringiang-ngiang di kepala,

16 Mei 2018

Percakapan ringan beberapa hari sebelum memasuki bulan Ramadhan ...
 Saya: Ibu, kira-kira nanti maya tarawihnya dimana ya?
 Ibu: Paling di masjid yang dulu buat berhenti sebentar pas nyari kos itu (masjid x). Dulu Ibu pas masih di sana, tarawihnya di masjid x itu.
 Saya: Ohh.. itu deket kosan maya ya Bu?
 Ibu: iyaa.
 Saya: Oh ya ya, ntar tak coba tanya ke Ibu kos biasanya dimana.

Sehari sebelum memasuki bulan Ramadhan, usai percakapan singkat dengan Ibu kos ...
 ...
 Saya: Oiya bu, biasanya kalau tarawih di sini dimana ya?
 Ibu Kos: Oh di situ mbak, Ibu biasanya di masjid seberang (masjid x).
 Saya: Oh ya ya ..........
 ...
(percakapan sebenarnya menggunakan bahasa jawa.)

Dan malam ini, akhirnya saya saya tarawih di masjid x itu. Masjid yang Ibu dulu pernah tarawih di sini, bahkan sebelum saya ada di dunia ini. Hmm siapa yang menyangka? Hehe.


Selamat memasuki bulan Ramadan. :)

12 April 2018

Mengintip Langit

Dua kata yang terlintas tiap kali ku menatap celah-celah di balik gorden berwarna merah muda itu. Aku tak tau, terkadang memang beberapa kali terlintas satu kata atau dua kata atau bahkan satu kalimat tiap kali aku memandang sesuatu dalam waktu tertentu. Entah, sebenarnya itu ada maknanya atau tidak. Yang jelas, dalam beberapa minggu ini, aku sedang mengintip langit.
back-to-top
Berteman